Sunday, January 20, 2013

Short trip to Jogjakarta

Ok, lemme start. Yogyakarta is a well-known tourist spot in Indonesia. It is a small, simple town. Less traffic jam as compared to Jakarta. It gets a little cool in the morning or night. And, everyone we met was friendly! :)



Since we're in tight deadline :p , we don’t have much time to cruise around. We just made time to go to places we wanna see. So we went to these places (padahal mah emang dananya aja yg mepet). Hahaha...

Gudeg Permata
Gudeg Permata is one of popular food in Jogja, people come here to have dinner with friends & family. The taste is dominant tasty, not too sweet with a spicy "krecek". (sorry i forgot to take the picture :D). The food and drinks are great...1 portion can be eaten by 1-2 person. Just make sure you share with friends :P Reasonable price for quite large food portion. Btw, don’t worry about food... Yogyakarta has a lot of traditional food that so delicious. :)

Bakpia 25
The original bakpia from Yogyakarta. They have so many taste for the bakpia, such as original – green bean, kumbu item – black bean, chocolate etc. Although they've so many taste, i still love the origional ones. :D Imho, the origional taste is the best taste from the others. You can find the outlets across Yogyakarta (behind Maliboro street/near from Muhammadiyah hospital).

Mirota batik
I loveee this shop! Everytime when i visit Jogja, i always come to Mirota batik. Lots to choose, price start from cheap to expensive... Btw if you want to shop for batik with bargaining styles, go to Pasar Beringharjo (across Mirota Batik). Make sure you bargain 1/2 or 1/4 of the price. I found beautiful outer with only 50.000. Hahahaha.. :P


Borobodur
Borobudur is the biggest Buddhist temple in the ninth century measuring 123 x 123 meters. It was completed centuries before Angkor Wat in Kamboja. Don't forget to bring your umbrella and sunglasses cause the air was hot. :D It takes 1 hour to walk around the temple. Kudil and Yuli took their pre-wedding photo in here. :P



Ratu Boko
Ratu Boko is located some 19 km east of Yogyakarta about 2 km from Prambanan Temple. Ratu boko is nice place to visit for those interested in historical and arceological places. The place is clean and it supporting infrastructure such as restaurant, parking space, restrooms etc is well maintained. The panoramic view of its surroundings is quite beautiful.



Mount Merapi
Mount Merapi, is an active volcano which erupted just few years ago. After driving through some twisting-turning roads, we stopped at an area to start walking up a jungle-like road. We were rewarded with a green scenery of mountains, woods and Merapi. The air was cooler here too.



Kota gede
In this area there's also many traditional food that in other place nobody made it anymore such as Kipo. This area is also had a lot of silver's shop. and a lot of traditional silversmith and you can get cheaper price if you buy it directly from them rather than from the big shop. Some place offer a workshop so you can spend your time here as silver ring or necklace designer or even maker.

Ullen Sentalu
This museum located in Kaliurang. a lil bit far from the city, but worth it. You can see many of painting, stories of Kraton Yogyakarta, pictures, sculpture. You can learn more about Jogjakarta History. They also give you a welcome drink from a traditional drink, which taste good. Sadly, you can't take picture inside the museum. they only allow us to take picture on the way out. Btw, You can feel cool air and hospitality from the guide here. Really loves it!

Water castle (Taman Sari)
Taman Sari also known as Taman Sari Water Castle. Is a former royal garden by Sultan Yogja. Some of local photographer doing prewedding session in here...



Kraton
The keraton is a palace of javanese king or sultan. its a simple house with many room for the soldier and servant. The javanese philosophy is for sure the base of the architecture.

Bakmie pele
If you're one of noodle fans. During your stay in Jogja, you should come to Bakmi Pele. The location is just only 10 minutes stroll from Malioboro, near from Alun-alun kidul.

Angkringan Lek Man
Angkringan is food stall selling rice, side dishes and drinks at very cheap prices. Angkringan Lik Man, serving special drink, namely Kopi Joss or Coffee Joss. This place located at the north of Tugu railway station. The main menu is sego kucing that consists of some rice and stirred-fried tempe and tiny sea fish cooked with chili. Other food such as fries and fried jadah (made of sticky rice) are also available.


Angkringan pendodo ndalem
Imho...this place is quite unique, honoring the court building with a strong ethnic Javanese. Since the building is a part of Yogyakarta Palace area, it is very easy to access several historical building and cultural tourism attraction in Yogyakarta from this restaurant, such as: the main Yogyakarta Palace, The Taman Sari Water Castle, Malioboro etc, all within the reach of 10 minutes walk. The food and drink just so so. They do serve in big portion. There are drinks so big even they said it’s only 1 portion but group of 5 can drink it.


If you wanna try the real Yogyakarta transportation, try to ride the Becak – trishaw. Just sit back & relax. Make sure you bargain for the price. If you want to save money, from Yogyakarta, it is possible to utilize public transport (Trans Jogja bus) to Prambanan/Ratu Boko. There is an internal shuttle from Prambanan to Ratu Boko (vv) if you come not too late in the afternoon. To go to Borobudur by public transport will take long time and uncomfortable ride. Rent a car becomes an ideal choice for the travelers who want to explore Jogja. I recommend pamitran transport that owned by one of my best friend. Pamitran offers cheaper rental car that enable you to have a lower cost travel and you can enjoy the trip more. For more information, you may contact Arya (081326951923).

I hope my review about Jogjakarta will guide you in your journey to this place. Well, I enjoyed my stay and I don’t mind coming back again the next time! :)

Cheers!
NN

Labels:

Saturday, January 12, 2013

Kerja sambil ngetrip ke Singapore

Finally setelah 2 taun menanti akhirnya ada juga yang namanya HR gathering se-south east asia... Yeah setelah 2 tahun baru saya bertatap muka dengan om dan tante boss di regional office. :p Bulan Juli 2012 kemarin berangkatlah kami ke Singapore. Lucky me,this is my first time came to xin jia po atas biaya dinas pulak. hihiihi... :p Hari pertama dihabiskan dengan shopping ke mall terdekat (ah maap saya lupa namanya), dinner bersama my ex-colleague (May Chen), keliling naik MRT dan berakhir di esplanade. Buat saya yang anak gunung, senang sekali jalan kaki berjam-jam. :D kebalikannya dengan para senior yang baru jalan 30 menit nggeus pararegeul kalo kata orang sunda mah. Saya suka dengan lalu lintasnya yang ga macet macam di jakarta, ga ada orang yang buang sampah sembarangan dan MRT yang super tepat waktu (compare with our lovely "KRL").






Hari kedua dihabiskan dengan meeting, meeting dan meeting di hotel. Dari sekian banyak agenda di hari itu yang paling seru adalah bagian games! Kebayang dong 1 kelompok terdiri dari 6 negara dengan aksen bahasa inggris yang berbeda-beda... :) Malamnya ada dinner dan semua peserta diwajibkan tampil dengan lagu sesuai bahasa negara masing-masing. *ealaah opo ikiii :)) Alhasil kami berempat dari Indo pun membawakan lagu selamat ulang taun dalam bahasa Indonesia (ga ada yang ngerti juga sih). :P Yang paling friendly menurut gw team dari Filipin...mulai dari boss sampe anak buahnya super ramah. Bahkan mereka nyiapin oleh-oleh khusus dari filipina loh.

Agenda hari itu diakhiri dengan begaul ke clarke quay (tenang saya cuma pesan orange jus kok) sampai jam 3 pagi dan alhasil besoknya saya telat masuk kelas. T__T


May dari team Vietnam...katanya kalo nanti saya liburan kesana bakal dianterin jalan-jalan. yeaayy!

Daftar ekspektasi dari rakyat jelata ke country HR manager! :)

Gladys si "super aktif" dari filipina

Warm greetings from PH HR team. Love it! :)


My lovely team from regional office. :)

Agenda hari ketiga lebih banyak review, DISC test dan sedikit games. So happy to met you guys! And surely i'm gonna miss those moment...



Setelah si big boss nutup acara, masing-masing country bebas mengatur jadwal kepulangan. Sesuai rencana awal,kami dari Indonesia akan extend 1 malam di sebuah apartemen di daerah orchard. Ekspektasi awal saya yang namanya apartemen adalah bangunan yang lebih cihuy dari rumah kostan saya di jakarta...dan ternyata setelah sampai di lokasi. Eng ing eng....bahkan rumah kostan saya di jakarta jauh lebih cihuy! hahahahah... Menurut saya dengan harga 120SGD rasanya sangat tidak sebanding dengan fasilitas yang diberikan. Sisa waktu di negeri singa pun kami manfaatkan buat menjelajahi sentosa, china town dan ga lupa mampir ke universal studio.







Labels:

Kupang - Ende - Kalimutu - Labuan bajo - Komodo dan sekitarnya - Bali

Bayangkan kalau ada sebuah tempat bagaikan surga diatas dan dibawah! Ya, itu adalah Nusa Tenggara Timur. Sejak gw dan teman-teman menginjakkan kaki di NTT, kita hanya bisa terkagum-kagum melihat kecantikan pulau ini.

Rute trip kali ini super panjang. Gw dan VJ start dari Surabaya sementara Posma, Cece, Amhel Hayden dan Teguh dari Jakarta. Kami (gw, posma dan VJ) berkumpul di Kupang sementara yang lainnya langsung menuju Labuan Bajo.

Danau Kalimutu adalah tujuan pertama kami... Tepat jam 4 pagi kami sudah menuju puncak untuk melihat matahari terbit. Kalimutu ini ibaratnya surga diatas NTT...langitnya biru (bahkan tanpa tambahan filter).

Soal penginapan di Moni (desa terdekat dari Kalimutu) bisa dicari dengan datang langsung ke wisma-wisma tersebut karena sebagian besar penginapan yang ada tidak dilengkapi dengan nomor telepon....oh wait, sinyal pun hanya ada t#lkomsel disana. :) Kami bertiga menginap di salah satu losmen yang dikelola oleh pemerintah setempat. Harga semalamnya hanya 125.000 plus bonus banyak bekicot. Yeah, ada harga ada rupa. :D Kami juga sempat mampir ke beberapa desa yang berada tidak jauh dari Moni. Penduduk di desa ini masih memegang teguh "budaya" jadi jangan sampai kita melakukan hal-hal aneh di tempat tersebut. :)









Dari Ende selanjutnya kami bertiga terbang ke Labuan bajo dan bertemu dengan sisa team yang lainnya. Begitu pesawat mendekati labuan bajo saja gw sudah menahan napas melihat pemandangan yang spektakuler dari atas: pulau coklat, pasir putih, air laut bergradasi biru muda ke biru tua. WOW! Atas rekomendasi dari salah satu crew jejak petualang, kami menginap di Golo Hilltop. Penginapan ini terletak diatas bukit di labuan bajo, jadi dari terasnya saja kami bisa memandang indahnya pulau tersebut.







Setelah beristirahat semalam di hotel, keesokan harinya kami bersiap live on board selama dua hari bersama si kapten! Tempat yang kami kunjungi diantaranya Pulau Kanawa, pink beach dan pastinya pulau Rinca.

Kami membuktikan “surga di bawah” ketika snorkling dan diving di sekitar pink beach, tatawa kecil. Tak usah sampai menyelam, dari kapal pun terumbu karangnya terlihat jelas. Begitu masuk… widiih, terumbu karangnya rapat menempel, tumbuh subur dan sehat. Sayangnya arus di perairan ini cukup kencang.. bahkan ketika berada di "markasnya" manta, kami snorkling sambil berpegangan pada tali kapal. Sekali jalan memang tidak pernah sama pemandangannya. Mulai dari karang yang bentuknya hamparan kembang kol dan mawar raksasa dll. Belum lagi ikan-ikan cantik yang gede-gede dan berwarna-warni ngejreng. Ya ampun, kami sampe ‘pusing’ sendiri melihat gerombolan ikan yang seliweran dari segala arah dengan kecepatan tinggi.

Pulau Komodo sendiri adalah sebuah pulau yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara. Pulau Komodo dikenal sebagai habitat asli hewan komodo. Pulau ini juga merupakan kawasan Taman Nasional Komodo yang dikelola oleh Pemerintah Pusat. Pulau Komodo berada di sebelah timur Pulau Sumbawa, yang dipisahkan oleh Selat Sape.
















Ah, ngga ada air tawar, listrik dan sinyal sih sepadan banget dengan indahnya tempat ini. Bahkan sejujurnya kami senang kalo ga ada sinyal, berarti bakal bebas dari telepon kantor. Ooops. :P Kami berjanji bakal balik ke NTT lagi dan mencoba overland trip dari labuan bajo sampe Ende. Doakan kami banyak rejeki ya. :D

Untuk menghemat biaya, kami mengambil rute pulang labuan bajo - bali - jakarta. Flight yang kami ambil dari bali adalah flight terakhir, jadi kami punya waktu seharian buat jalan-jalan dan wisata kuliner di Bali. Yeaayy!






Labels: